4 Pesepakbola ini dapat ancaman pembunuhan usai gagal penalti

4 Pesepakbola ini dapat ancaman pembunuhan usai gagal penalti

4 Pesepakbola ini dapat ancaman pembunuhan usai gagal penalti

janis-kelly.com - Gelaran Piala Dunia 2018 menyisakan 4 tim kesebelasan yang akan berlaga si babak semifinal. Sebelumnya, sejumlah nama negara harus gugur dan rela angkat koper lebih awal. Tim-tim besar seperti Jerman, Spanyol, Brasil dan Uruguay juga harus menghentikan langkahnya dalam pesta sepakbola 4 tahunan ini.

Pertandingan demi pertandingan yang berlangsung tak pernah jauh dari drama. Mulai dari drama para pemain hingga babak adu penalti yang menguras energi.

Sejak babak 16 besar Piala Dunia, pertandingan sudah diwarnai dengan drama adu penalti. Beberapa negara tercatat harus melalui perpanjangan waktu hingga penalti sebelum memastikan tiket ke babak selanjutnya.

Pada babak tos-tosan, sejumlah tim harus gugur karena kegagalan timnya mengeksekusi tendangan penalti. Meskipun kelihatan mudah, namun babak penentuan ini sarat akan perang mental para pemainnya. Tak jarang, pemain bintang pun gagal mengeksekusi bola penalti.

Kegagalan mengeksekusi penalti tak hanya membuat para pemain kecewa. Bahkan saking terlalu kecewanya, para fans ini kalap. Mereka menumpahkan kekesalannya, hingga mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Beberapa pemain sampai mendapatkan ancaman pembunuhan akibat gagal mengeksekusi penalti.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber Minggu (8/7) berikut 4 pesepakbola di Piala Dunia 2018 yang mendapat ancaman pembunuhan usai gagal melesakkan bola dalam babak adu penalti.

1. Mateus Uribe

foto: Instagram/@sportsmancrush_

Gelandang tengah Kolombia Mateus Uribe tercatat gagal mengeksekusi penalti saat Kolombia bertemu Inggris di babak 16 besar. Kegagalannya melakukan tendangan penalti memaksa Kolombia untuk pulang kampung lebih awal dari Piala Dunia 2018. Dirinyapun menerima ancaman pembunuhan dari fans yang kecewa.

 

2. Carlos Bacca

foto: thesun.co.uk

Masih dari Kolombia, Carlos Bacca juga gagal melaksanakan tugasnya dalam mengeksekusi tendangan penalti pada laga kontra Inggris. Tendangannya berhasil dimentahkan oleh kiper Inggris Jordan Pickford.

Mengutip dari dailystar, kegagalannya ini membuatnya menerima ancaman dengan kalimat tak pantas dari fansnya, termasuk ancaman pembunuhan. "Mati lah Carlos Bacca. Tak ada seorang pun yang mengingknanmu. Kamu tidak diinginkan di negara ini, " ujar salah satu pengguna twitter

 

3. Nicolai Jorgensen

foto: straitstimes.com

Pemain asal Denmark, Nicolai Jorgensen juga menerima ancaman pembunuhan usai laga melawan Kroasia di babak 16 besar. Namun begitu, Asosiasi Sepakbola Denmark tak tinggal diam dengan melaporkan ancaman tersebut kepada pihak kepolisian.

"Berhenti. Masyarakat kita tidak boleh menerima ancaman pembunuhan, tidak terhadap bintang-bintang Piala Dunia, politisi atau lainnya. Ini benar-benar tidak dapat diterima dan tidak senonoh. Kami melaporkan kasus ini ke polisi untuk mengakhiri kegilaan ini, "kata FA Denmark dalam sebuah pernyataan di Twitter seperti dikutip brilio.net dari Skysports.

 

4. Fernandinho

foto: Instagram/@fernandinho

Gelandang tengah Brasil, Fernandinho juga menerima ancaman pembubuhan di media sosial miliknya setelah dirinya tak sengaja mencetak gol bunuh diri saat melawan Belgia. Gol ini pun membuat Brasil harus tertinggal dari Belgia dan memupuskan langkah tim Samba ke babak semifinal.

Menurut AFP, beberapa pengguna internet menyebut gelandang Manchester City "monyet." Sementara yang lain mengiriminya ancaman pembunuhan. Ibu Fernandinho harus mengunci akun Instagram pribadinya karena komentar yang menghina.